Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Mei 2013

KB ( Keluarga Berencana )


KB ( Keluarga Berencana )

Kalian pasti sudah tahu apa maksud KB di sini. Kalau dilihat pengertian secara bahasa, bisa jadi sebuah keluarga yang memiliki anak sebelas akan mengatakan: “Siapa yang tidak perduli dengan KB? Justru kita sudah mengamalkan apa itu yang namanya KB. La wong kita emang punya rencana bisa memiliki keluarga besar yang terdiri dari ayah, ibu dan sebelas anak kok” :D

Kalau begitu, apa maksud KB di sini? KB adalah sebuah usaha untuk membatasi jumlah kelahiran dengan jarak tertentu. Dan pemerintah negeri Indonesia menganjurkan untuk memiliki cukup dua anak saja. Dan KB di sini menggunakan alat pencegah kehamilan. Yang selengkapnya bisa anda cari sendiri di mbah google. Karena di sini saya tidak akan membahas detail soal macam- macam alat KB.

Yang akan kita bahas di sini adalah, bagaimana pandangan kita tentang KB?
Ada beberapa hal yang perlu kita bahas:

1.       Halalkah bahan-bahan alat kontrasepsi itu..? setahu saya pribadi, KB itu terbuat dari nabati, bukan dari gelatin babi (kita menghukumi zhohirnya saja sesuai dengan pengakuan pihak terkait) dan mendapat sertifikat HALAL dari MUI. Kalaupun seandainya KB itu ada campuran gelatin babi, maka tidak mengapa mengkonsumsinya. Walaupun dalam kaidah fiqhiyah disebutkan: jika haram bercampur dengan halal, maka haramlah yang menang. Akan tetapi, ustadz kami mengatakan: obat-obatan untuk kesehatan yang dikomsumsi masyarakat, walaupun bahannya dari alcohol, tapi boleh mengkomsumsinya, apalagi kalau mendapat sertifikat halal dari MUI. Kan secara kasat mata sudah tidak pengaruhnya. Dan kandungannya pasti lebih banyakan halalnya.
Dan terus terang, saya sendiri belum begitu paham penjelasan tentang hal ini. Tapi ‘ala kulli hal, intinya insya Alloh tidak mengapa mengkonsumsi obat-obatan yang kita butuhkan yang bahannya mengandung sesuatu yang haram untuk sebuah kepentingan. Sebagaimana firman Alloh ta’ala : famanidthurro ghoiro baaghin walaa ‘aadin falaa itsma ‘alaihi. Maka barang siapa yang terpaksa (mengkonsumsi yang harom) tanpa melampaui batas maka tidak ada dosa baginya. Wallohu a’lam.
2.       Amankah anda mengkonsumsi KB..?
Walaupun secara umum KB dinyatakan aman, tetapi pada faktanya tidak sedikit yang menimbulkan efek samping. Mungkin karena tubuhnya yang tidak cocok menerimanya atau hal lainnya. Yang paling sering adalah menimbulkan efek “menjadi gemuk”. Sedangkan efek lainnya adalah:
 Pendarahan bercak “spotting” yang dapat berlangsung cukup lama. Bisa menyebabkan terjadinya sakit kepala (tapi tidak semua akseptor lho..), nyeri payudara, moodiness, timbul jerawat dan berkurangnya libido seksual. Ini terjadinya biasanya pada tahun pertama KB suntikan. Dan bahkan jika diulang-ulang penyuntikan, bisa tidak menstruasi sama sekali. Ini semua adalah efek samping yang normal dari sebuah KB. (www.lenteramerah.com).
Jika anda khawatir tidak aman, cobalah KB alami. Mungkin dengan cara azl atau dengan menghitung hari aman. Karena itu untuk kita para cewe, mulai sekarang harus tahu hari-hari haed kalian. Dan hitunglah dengan tanggal hijriyah, jangan masehi. Karena kalau pake masehi, hitungannya malah gak tepat :D (itu kalo ane…kalo anti mungkin tepat kali ^^). Dan perlu diketahui juga, katanya, kalau kita menyusui anak kita secara eksklusif yaitu pada enam bulan pertama, itu sudah termasuk KB alami lho J
3.       Bolehkan KB?
Jika anda ber-KB karena takut memiliki anak, untuk membatasi jumlah kelahiran, takut melahirkan, takut tidak bisa menghidupinya, tidak mau susah dengan anak, takut body jadi gak siip lagi. Atau alasan-alasan lainnya yang tidak syar’ie maka KB hukumnya dilarang.
Saudariku, Alloh ta’ala berfirman: “Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian karena takut miskin. Kamilah yang akan memberinya dan member kalian rizqi”

Dan Nabi sallallohu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits tentang dosa-dosa besar : “… engkau membunuh anak-anakmu karena takut mereka akan makan bersamamu”

Jika anda ingin memberi jarak kelahiran karena dengan alasan agar si kecil mendapatkan ASI secara eksklusif, ingin mentarbiyahnya dahulu sehingga usianya genap dua tahun. Maka tidak mengapa anda ber-KB.
Saya pernah bertanya kepada ustadz kami,
“Ustadz, apakah boleh ber-KB karena ingin menyempurnakan penyusuan dan ingin mendidik anak, karena khawatir jika sebelum anak itu jalan, dia akan terabaikan dengan adanya adik baru”
Beliau menjawab: “Ya iya to, tidak mengapa, yang tidak boleh itukan karena takut miskin, hanya ingin memiliki anak dengan jumlah tertentu saja”.
Bahkan KB sangat dianjurkan bagi wanita yang mengalami operasi Caesar demi kemaslahatan sang ibu.
Terkadang orang-orang yang mengharamkan KB secara mutlak tetap tidak mau menggunakan KB walaupun sang istri habis oprasi Caesar. Mereka mengatakan: Rosululloh memerintahkan kita untuk memperbanyak keturunan, jadi KB haram karena menyelisihi sunnah Rosul. Ya ella bang…coba dech dipikir dulu…pingin punya anak banyak kan? Kalau begitu KB-lah. Karena rahim yang mengalami oprasi Caesar, jika dia melahirkan pasti kelahiran berikutnya dengan Caesar lagi, jika itu terjadi….gak kasihan tuh ma istrinya..?? kalau itu terjadi terus, maka maksimal cuma bisa memiliki empat atau lima anak. Tapi jika anda mau bersabar, mau ber-KB ada kemungkinan jarak melahirkan empat atau lima tahun lagi,,,dan rahim sudah kembali kuat untuk melahirkan lagi. Dan tidak sedikit juga bisa melahirkan dengan normal walaupun sebelumnya operasi Caesar.
Ada seorang muslimah, kelahiran pertama dia operasi Caesar. Setelah melahirkan, dia hampir tidak bisa melakukan aktifitas seorang ibu rumah tangga. Suaminyalah yang masak, mengasuh anaknya, memandikannya, mencuci pakaian dan sebagainya. Tapi, qodarulloh, anak pertama belum bisa jalan, anak kedua sudah lahir, otomatis dengan oprasi lagi. Dan ketika ditanya sama orang lain katanya lupa tidak KB. Dan belum anak kedua usia dua tahun, anak ketiga lahir dengan cara yang sama. Bagaimana kondisi sang istri? Tentu sangat lemah,,,semoga Alloh membahagiakan mereka…ketika saya Tanya:
“mbak,,,kenapa mbak tidak kb saja..?”.
Beliau menjawab: “jika suami tidak berkenan, maka justru di situlah kita diuji oleh Alloh…seberapa besar kita mentaati suami kita..”
Hiks…jadi terharu.. :’( Coba kalo kita..bisakah kita ridho jika suami kita melarang ini dan itu? Minta ini dan itu sedangkan kita tidak menginginkannya..??? semoga Alloh melapangkan dada kita untuk “trimo”.

Dan satu cerita lagi…
Telah menceritakan kepada kami ustadz kami;
Ada seorang muslim yang dia punya anak perempua semuanya jumlahnya sembilan. Oleh para perangkat desa dianjurkan untuk KB. Dia mengatakan: wallohi, saya tidak akan KB jika saya belum punya anak laki-laki.
Dan kelahiran seterusnya anaknya perempuan lagi hingga anaknya yang ke-12 baru laki-laki :D

Budhe saya, asli salatiga, memiliki anak enam. Akhirnya dia bersumpah untuk KB dan menamakan anak yang keenamnya itu dengan nama “pamungkas” yang artinya anak terakhir. Tapi…qodarulloh, ternyata punya anak lagi :D

Jadi, KB itu adalah cara untuk membatasi jarak kelahiran, jangan digunakan untuk membatasi anak. Dan itu hanya bentuk ikhtiyar kita, adapun jika Alloh menakdirkan kita punya anak selama kita KB…yaaa…itu rizqi minalloh, kita tidak boleh mengumpat pemberian itu. Saya pernah mendengar ucapan seorang ibu yang marah kepada anaknya:
“oalah..nduk..nduk, padahal aku dulu dah KB, kok iya lahir kamu, makanya kamu itu nakal, bandel” (hehee…ana terjemahin ke indo dikit, aslinya pake bahasa jawa…wes pokoknya intinya gitu dech J).
Tentu saja perkataan semacam ini dilarang...

Itulah yang ane ketahui sedikit perihal KB…insya Alloh kalau ada tambahan ilmu ane share lagi perihal KB…


Senin, 25 Maret 2013

Mata Minus


MATA MINUS        


Dulu, waktu masih SMP aku pernah kagum dengan seorang ibu guru mata pelajaran bahasa Inggris. Beliau memakai kacamata, pantas banget. Dari balik kacamatanya, beliau terlihat sangat dewasa, bijaksana, dan waaah…waaah..serta wow J. Apalagi beliau sangat baik sekali denganku. Beliaupun pernah ingin mengangkatku sebagai anak angkat beliau dikarenakan kekhawatiran beliau jika aku tinggal sendirian sejak ummiku pergi… Tapi karena beliau beragama nasrani, akhirnya aku memilih ikut dengan ibu guruku yang lain yang mengajar mata pelajaran PAI yang juga menyayangiku.
Aku dan guru bahasa ingrisku itu sangat dekat, beliau sering member sesuatu kepadaku tanpa sepengetahuan ibu angkatku. Waktu kelas 2, kelasku pernah membuat beliau bersedih karena kekecewaan beliau ke kami yang meremehkan PR bahasa Inggrisnya. Sekelas Cuma aku dan teman sebangkuku yang mengerjakannya. Akhirnya beliau kembali ke kantor guru tanpa mau mengajar kami.
Aku dan teman sebangkuku merasa bersalah. Kami berdua memang sangat menyukai beliau. Bagi kami berdua saat itu, beliau adalah teladan kami dalam beberapa hal terlepas beliau beragama nasrani. Dan baru kali itu kami melihat beliau sesedih itu. Akhirnya kami menemui beliau di kantor mau meminta maaf atas sikap kami yang amat tidak menghormati guru. Dan di sana, ternyata beliau sedang diam, sedih, dan keluar air mata darinya.
Sejak itulah, aku sangat mencintai beliau. Beliau guru yang aku suka, orangnya cantik, berwibawa dan anggun. Karena itulah tiba-tiba muncul dari dalam diriku ingin meniru beliau dari segi sikap dan pribadi beliau.
Aku membayangkan, kalo seandainya aku yang memakai kaca mata seperti beliau, pasti aku akan kelihatan lebih dewasa, berpikiran tenang, wibawa, kelihatan pintar…dan bayangan-bayangan lainnya. Itulah bayanganku saat itu…
Akupun bilang ke orang tuaku, kalau aku ingin memakai kacamata. Orang tuaku malah janji mau membelikan kontact lens kalau aku benar-benar minus. Waah..ya sudah..siapa wanita yang tidak pingin kontaklens? Apalagi memang lagi menjamur hal-hal seperti itu. Sejak itu, mulailah aku berbuat nyleneh-nyleneh :D. Seperti sengaja membaca buku sambil tiduran, membaca buku di kegelapan. Belajar dari jam 8 malam sampai 1 pagi (waah..ngapain aja coba??ngisis LKS mpe halaman terakhir, jadi kalau di kelas, teman-teman ngerjain LKS, aku tidur coz sudah tamat…hehee :D jangan ditiru ya..ni kebiasaan buruk) terus juga malah seneng kalo mati lampu, langsung ambil buku yang selalu ada di samping, dan berusaha membacanya mpe rasanya daya akomodasinya sudah full banget dan rasanya pupil mau copot karena paksaan itu.

Sejak SMP, SMA aku membiasakan hal itu semua…tapi..Alloh tidak berkenan membuat mataku menjadi minus. Akhirnya impian memakai kaca mata tidak tersampaikan…

Tapi…jalan pikiranku berubah, ketika ada temanku yang matanya minus. Kasihan sekali, kalau ada teman yang ada di depannya dalam jarak 5 meteran saja sudah tidak mengenalinya dengan jelas. Jadi dia tidka bisa langsung menyapa temennya itu karena takut salah. Atau kalau duduk di belakang tidak bisa melihat tulisan yang ada di papan tulis. Bahkan kalau kaca mata mereka dilepas, mata mereka sayu dan terkadang sering mengeluarkan kotoran kalau kaca matanya sudah terlalu tebal karena minusnya yang nambah. Dan yang membuatku sadar adalah, temenku yang waktu melahirkan dioprasi Caesar karena minusnya yang lebih dari empat.

Saat itulah aku selalu beristighfar kepada Alloh karena dahulu berharap agar mataku minus (permintaan yang aneh ya??) Dan aku bersyukur karena Alloh tidak mengabulkan doaku itu. Ya Alloh..sungguh zholimnya diri ini kepada diri sendiri…

Tapi…entah karena kecapaian atau entah karena apa, terkadang kepalaku sering pusing. Dan beberapa kali jika melihat orang-orang yang berjarak 7-8 meteran, wajah mereka mulai tidak jelas bagiku. Baju mereka jelas dengan warnanya, tapi wajah mereka mulai tidak jelas. Begitu juga tulisan yang jauh sekitar 8 meteran aku tidak bisa membacanya walau sebenarnya kalau aku dekati tulisan itu berukuran sekitar 8x5 cm.
Saat itulah aku mulai takut jika aku benar-benar minus. Teman-teman selalu menghiburku:
“Halah, Cuma minus saja, tapi kan setimpal dengan hasilnya. Bisa ranking satu terus kalau mata minus ya wajar”. Itulah yang selalu mereka katakan jika aku mulai khawatir dengan mataku.

Aku berpikir, mungkin ini akibat dari membaca di tempat gelap yang dulu sering aku lakukan, kebanyakan di depan layar laptop, atau memaksa mata untuk membaca walaupun rasanya sudah setengah di alam mimpi. Padahal tiap hari sudah pakai celak mata…

Akhirnya untuk mengantisipasi hal itu, aku lebih sering membuat jus wortel, tiap malam kalau inget aku pakai tetes mata “THM” atau “OTEM” (hehee…sebenarnya gak usah nyebut merk ya…gak papalah promosi obat herbal dikit, siapa tahu dibaca sama produsernya terus direkrut jadi pengiklannya wkwkwk :D) dan beberapa minggu ini aku disiplinkan tidur lebih awal, jam 9 malam teeet harus sudah zzz..ZZZ…zzz…
Alhamdulillah…walaupun terkadang liat samar2..tapi itu Cuma saat-saat tertentu saja… Gak tiap hari seperti itu. Semoga Alloh mengampuniku dan membuat mataku selalu normal mpe tua (lho??) :D

Nah…setelah aku nulis ke sana ke mari gak jelas…sekarang kita focus nich…Apa sich penyebab mata kita minus? Yang pasti semua itu karena Alloh memang menakdirkan begitu….dan penyebabnya..bisa bermacam-macam…contohnya..:
1.       Kurang mengkonsumsi makanan yang sehat. Tapi saya tidak mengatakan ini penyebab utama lho…soalnya kalo dilihat secara faktanya, tuh anak-anak yang tinggal di kolong jembatan atau orang miskin yang notabene gizinya kurang malah mata mereka berbinar dan sehat tuh….Nah…akhirnya semuanya kembali juga kan ke ketentuan Alloh?? Tapi jangan kemudian menyepelekan soal makanan lho ya…
2.       Kebiasaan hidup yang tidak sehat…nah seperti yang aku lakukan tuh…membaca di tempat gelap, suka membaca sambil tiduran, baca dengan jarak yang dekat, dll.
3.       Sering berada di lingkungan yang kurang bersih, banyak debunya, air  yang kotor, banyak asap kendaraan, polutan udara yang lainnya dan mata selalu memandang ke benda-benda yang bisa menyilaukan mata dengan panas mataharinya.
4.       Mengkonsumsi gula yang terlalu banyak dan atau yang manis-manis atau minuman yang tidak sehat.
5.       Banyak terkena sinar matahari dan membuat mata silau memang berefek ke mata minus…tapi sebaliknya..kekurangan sinar mataharipun tidak baik buat mata…so..memang sikap tengah-tengah itu lebih tepat dan nyaman ^^
Nah…rasanya jika mengupas suatu masalah, sudah menyebutkan penyebabnya tapi jika tidak menyebutkan solusi pemecahannya kurang sempurna ya… J

Nah..ini dia solusi yang mungkin bisa saya tawarkan ke anda…kalo berkenan ya silahkan…kalo tidak ya…ya…ya di simpan saja lah J
1.       Yang pertama, tentu saja Tanya dulu ke dokter, terus ikuti kata dokter hehee ^^
2.       Pake celak mata. Bukan celak mata yang kayak pensil yang dijual bebas di toko-toko yang harganya murah itu. Tapi celak yang bagus adalah celak yang asli dari batu khasmit yang berguna untuk menjernihkan pandangan dan menjaga kesehatan mata selain fungsinya sebagai penghias mata. Tapi ada juga yang mengatakan: celak mata itu fungsinya buat menjaga kesehatan mata. Kalo make celaknya ketika mata sudah sakit…ya samimawon…alias sama aja… Tapi kalo menurut aku…dilihat dulu sakitnya apa..kalo untuk minus dan sejenisnya, insya Alloh gak papa pake celak agar sembuh. Tapi kalo sakitnya seperti mata beleken…rasanya kalau dikasih celak malah nambah ya…Wallohu a’lam..
3.       Konsumsi juz wortel. Banyak yang menyarankan agar rasanya lebih enak dicampur tomat. Atau makan gitu ajalah kayak kelinci :D
4.       Perbanyak konsumsi makanan dan minuman bervitamin A , kebanyakan pada buah yang berwarna kuning ya..kayak wortel, papaya, dsb….
5.       Jangan selalu pake kaca mata, beri kesempatan juga agar mata mencari titik focus sendiri tanpa bantuan kacamata.
6.       Banyak istighfar dan berdoa kepada Alloh ya… J

Kalo ada info lagi…insya Alloh ane update… ^^ 


Jumat, 08 Februari 2013

Efek Dari Minum Multivitamin Berlebih


Multivitamin Berlebih, Mengingkatkan Risiko Kanker Prostat Lanjut

Kemarin2, waktu control ke seorang dokter, aq nemuin majalah kedokteran, nama majalahnya apa, aq lupa…tapi aq nemuin sebuah artikel yang bagus sekali. Apalagi kalo inget banyak juga teman2 cow yang suka mengkonsumsi multivitamin setiap harinya…. Tulisan ini sebenarnya belum terbukti banget ya..tapi apa salahnya kita membacanya untuk tambahan wawasan kita.

Pria yang menelan suplemen multivitamin lebih dari tujuh kali dalam satu minggu, tampaknya mempunyai risiko yang lebih tinggi menderita kanker prostat lanjut, disbanding rekannya yang tidak minum multivitamin.

Meskipun data yang mendukung efektivitas vitamin untuk mencegah penyakit kronik masih terbatas, tetapi sekitar 35% orang dewasa di USA mengkonsumsi suplemen vitamin. Sehubungan dengan kanker prostat, belum jelas apakah studi-studi terdahulu membuktikan bahwa vitamin dapat meningkatkan, menurunkan atau tidak punya efek terhadap resiko kanker.

Dalam studi ini, dilakukan analisis pada data295.344 pria yang dimasukkan dalam NIH-AARP Diet and Health Study. Selama periode pemantauan 5 tahun, 10.241 subyek menderita kanker prostat, 8.765 di antaranya menderita kanker local dan 1.476 subyek menderita kanker lanjut.

Penggunaan multivitamin tanpaknya tidak mempengaruhi risiko kanker prostat local, tetapi konsumsi multivitamin lebig dari 7 kali seminggu meninggkatkan risiko kasus lanjut dan fatal sebesar 32% dan 98%.

Konsumsi multivitamin secara berlebih berhubungan dengan angka insidensi kanker lanjut dan fatal sebesar  143,8 dan 18,9 per 100.000 person-years. Sedangkan insidensi pada subyek yang tidak pernah mengkonsumsi vitamin adalah 113,4 dan 11,4 per 100.000 person-years.

DR. Goran Bjelakovic dari University of Nis , Serbia dan DR. Christian Gluud dari Copenhagen University Hospital, Denmark menyatakan bahwa banyak bukti yang mempertanyakan manfaat vit antioksidan pada populasi dengan gizi baik, dan menunjukkan bahwa suplemen antioksidan mungkin dapat menyebabkan efek yang tidak diingini.
Diambil dari : Journal of The Nation Cancer Institute 2007;99:742-743, 754-764